Kita pernah setegar udara, jauh sebelum
selebat-lebatnya air mata. Kita pernah seindah senja, jauh sebelum sekuyup-kuyupnya
dibasahi kata sirna. Maka, jadikan aku sebagai suatu kekhilafan yang nantinya
akan kamu sadari sebagai sebenar-benarnya kebahagiaan. Jadikan aku sebagai
satu-satunya kesalahan yang nantinya akan kamu sadari sebagai sebenar-benarnya
kerinduaan. Percayalah, mencintaimu adalah kesabaran. Penantian terpanjang yang
pernah aku lakukan. Teruslah leluasa, sakiti hati ini sepuasnya. Kertasku masih
teramat lapang untuk kugores tentangmu, selamanya. Sebab nanti, saat ruh dan
ragaku telah terpisah. Dan jasadku habis di cabik-cabik hewan di dalam tanah.
Hanya satuhal yang akan tetap abadi di dunia. "Kisah kita yang pernah aku
bukukan"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar